Pendahuluan
Smart Card merupakan pengembangan teknologi semikonduktor yang dibuat dengan kebutuhan spesifik. Smart Card pada dasarnya merupakan media penyimpanan yang hampir bisa disetarakan dengan media penyimpanan lainnya, seperti hard disk, flash disk, cd, dan sebagainya. Perbedaannya adalah pada fungsi dan ukurannya. Smart Card tidak didesain untuk menyimpan file berukuran besar. Dia hanya didesain untuk menyimpan kode-kode yang relatif kecil dan dilengkapi dengan sebuah pengolah memori (IC).
Secara garis besar, Smart Card dibedakan menjadi dua macam yaitu: Memory Card dan Microprocessor Card. Yang pertama adalah media penyimpanan saja, sedangkan yang kedua sudah memiliki pengolah data, dan dengan demikian kita bisa memasukkan program di dalamnya.
Dewasa ini, aplikasi smart card ada pada berbagai bidang, di antaranya adalah: telekomunikasi, keuangan, dan identitas diri.
A. Aplikasi Telekomunikasi
Aplikasi telekomunikasi yang menggunakan smart card paling banyak ada pada komunikasi mobile. Smart Card yang biasa digunakan pada aplikasi ini sering disebut dengan SIM Card, atau Subscriber Identity Module Card. SIM card ini merupakan microprocessor card.
Kita bisa membuat program dan memasukkannya pada SIM card, dan kemudian dijalankan melalui ponsel kita. Contoh program yang sudah terinstal pada SIM card adalah program pendaftaran SIM card ketika aktivasi, atau program mobile banking.
B. Aplikasi Keuangan
Untuk aplikasi keuangan, Smart Card dilengkapi dengan pengamanan berlapis untuk mencegah terjadinya manipulasi data. Pada aplikasi ini, data keuangan bisa disimpan dengan dua cara: disimpan di kartu, atau disimpan di server layanan. Keduanya memiliki keuntungan dan kerugiannya masing-masing. Untuk kartu magnet biasa, data hanya bisa disimpan di server saja. Tetapi pada Smart Card, dengan kemampuannya menyimpan data dan mengamankannya dengan pengamanan berlapis, transaksi off line menjadi mungkin untuk dilakukan.
C. Identitas Diri
Untuk pemanfaatannya sebagai identitas diri, Smart Card dapat berfungsi dalam beberapa jenis. Yang sudah umum diterapkan adalah untuk KTP, SIM, catatan medis, kartu anggota organisasi, dan sebagainya. Penerapan Smart Card untuk aplikasi identitas diri ini memudahkan proses pendataan penduduk, karena tidak memungkinkan adanya dobel ID dan keterintegrasiannya dengan layanan yang sejanis lainnya. Misalnya, aplikasi KTP dapat juga digabungkan dengan layanan pendidikan, transportasi, subsidi pemerintah, atau yang lainnya.
—————————deleted—————————
Sorry kawan-kawan semua..
Artikel pribadi ini dilarang tampil sama bos, karena berisi informasi kerjaan. Jadi buat yang sudah terlanjur membaca ataupun mengkopi artikel ini, saya ucapkan selamat.. Anda beruntung
![]()
Untuk berikutnya, akan saya adaptasikan menjadi tulisan yang bersifat lebih generik sehingga si bos tidak perlu protes lagi.
Filed under: smart card | Leave a Comment
No Responses Yet to “Smart Card Untuk Sistem Kependudukan”